fbpx


foto : Ariyanto Kusuma, S. Sos, Direktur PD Tanoh Gayo

Takengon- Gayo News. com | Bupati Aceh Tengah Shabela, Abubakar lantik Ariyanto Kusuma, S. Sos, sebagai Direktur Perusahaan Daerah Pembangunan Tanoh Gayo priode 2022-2027, di Balai Samsu Pendopo Bupati Aceh Tengah , Minggu ( 2/10/2022).

Selain Bupati, Sekda Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh para Asisten, Kepala OPD, para Camat, dan undangan lainnya.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam sambutannya mengharapkan Perusahaan Daerah Tanoh Gayo sangat diharapkan oleh masyarakat sebagai penopang peningkatan PAD serta membuka lapangan kerja seluas- luasnya bagi generasi penerus.

” Jadi, management PD Tanoh Gayo harus berbasis SDM yang profesional, agar perusahaan daerah ini, tidak selalu tergantung kepada daerah, tetapi perusahaan ini harus mampu sebagai penopang PAD dan kesempatan masyarakat untuk berusaha ” Kata Bela.

Untuk itu, Saya menekankan kepada Direktur yang terpilih harus mampu memeneg dan mengembangkan potensi yang ada, terangnya.

Selain harapan tersebut Bupati Shabela, membacakan SK Pengangkatan saudara Ariyanto Kusuma, S. Sos, sebagai Direktur PD.Tanoh Gayo dengan Surat Keputusan Nomor 750 / 427/EKO/2022.

Sementara itu, Diretur Utama PD Tanoh Gayo, Ariyanto Kusuma dalam kesempatan itu mengatakan dirinya sekuat tenaga akan mencurahkan pemikirannya kepada Perusahaan Daerah Tanoh Gayo.

Sebelumnya, dikatakan  pada saat  dirinya dilantik sebagai pejabat sementara halbyang disampaikan Bapak Bupati, pihaknya telah melakukan pembenahan total, mungkin setelah dilantik secara depenitip kali ini ada halbyang perlu diugkapkannya,  pertama ada beberapa hal tentang kebijakan yang akan kami lakukan  terutama PD Tanoh Gayo pada saat ini telah memiliki peraturan Perusahaan ,  dimana didalamnya sudah termuat mekanisme, aturan main secara managemen yang ada di PD. Tanoh Gayo, salah satunya pola retrumen yang selama ini tidak terpola dan berjenjang, artinya kebutuhan yang ada di BUMD itu sesuai dengan kondisi perusahaan.

” Jadi antara hak dan kewajiban para karyawan sudah tertera dalam peraturan ini ” kata Ariyanto.

Kedua,  persoalan keuangan,  berdasarkan serah terima awal, saldo yang kami terima  hanya Rp. 3.500.000,- dengan beban utang sejumlah  Rp. 600 juta lebih, itu yang dinotariskan. Dimana dalam setahun sudah 70 itu kami selesaikan.

Kemudian, surpul keuangan pun alhamdulillah, pada hari ini, sudah ada di BUMD, Tahun ini kami sudah sampaikan akan memberikan kontrubusi terhadap daerah sekitar Rp. 150 juta diakhir tahun ini.

Selanjutnya dari pola bisnis,  kami sudah menjalin beberapa komitment kerja dengan perusahaan, dimana selama ini BUMD hanya menyuplay getah mentah tidak dioeroses, Insya Allah dalam waktu dekat BUMD akan memperoses sumber getahnya menjadi terpintin, sehingga nilai jual yang selama ini hanya mendapatkan fee dari pengelolaan.

Dia juga menyatakan, kedepan beberapa bisnis yang akan dilakukan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah tentunya,  untuk tahun ini ada penambahan bisnis, yaitu pengelolaan retribusi pos Ise- Ise,  Alhamdulillah dua bulan yang lalu, retribusi kepada pemerintah daerah sudah selesai dilaksanakan, kata Ariyanto.

Ariyanto Kusuma menyatakan semua ini berkat kerjasama antara pemerindah daerah dan badan pengawas,  untuk itu kita berharap BUMD Pembangunan Tanoh Gayo kedepan, menjadi BUMD yang terbaik, jelasnya. ( ***)




By REDPEL