fbpx

Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar didampingi Sekda, Subhandhy.AP.MSi, foto bersama Pimpinan Kepala Kantor Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, T Nasrullah yang didampingi direksi, usai peresmian relokasi Kantor Cabag Pembantu Bank Aceh Syariah di Jalan Lintang. (Dok. Foto REDAKSI, Senin 17 Oktober 2022).

Aceh Tengah – GayoNews.com | Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, merelokasi salah satu kantor unit cabang pembantu (Capem) yang berada di jalan Lintang. Perpindahan kantor cabang pembantu Bank Aceh ke alamat baru tersebut, hanya berjarak lebih kurang 300 meter dari kantor lama.

Kantor cabang pembantu yang lama berada di kawasan Kampung Keramat Mupakat, memiliki luas unit bangunan satu pintu Ruko direlokasi ke Kampung Kala Kemili di jalan yang sama, dengan luas unit bangunan dua pintu Ruko setinggi tiga lantai.

Tonton Vidionya Disini..

Kegiatan peresmian relokasi kantor cabang pembantu Bank Aceh Syariah Cabang Takengon di jalan lintang yang diwarnai dengan penyantunan anak yatim, dirangkum wartawan secara resmi dibuka Bupati Aceh Tengah dan didampingi oleh Sekda bersama Asissten I dan Asissten II. Hadir pula jajaran unsur Forkopicam diantaranya Danramil dan Kapolsek Bebesen, pemerintahan Kampung Kala Kemili, pemerintahan Kampung Keramat Mupakat dan nasabah serta tamu undangan.

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, usai peresmian aktivasi relokasi Kantor Capem Bank Aceh Syariah di jalan Lintang, kepada media menyampaikan sorotan terkait pergerakan Bank Aceh Syariah yang dinilai cukup maju, terutama dibidang pelayanan dan lain sebagainya. Bupati menyampaikan Bank Aceh juga menjalin hubungan baik dengan pemerintah.

Cek Vidio Lengkapnya Disini..

“Selama saya disini saya lihat cukup maju, terutama dibidang pelayanan dan sebagainya. Begitu juga dengan pemerintah bersinergis, ini yang saya sampaikan diperkuatlah hubungan sesama kita, milik kita, rumah kita,” kata Bupati.

Drs. Shabela Abubakar mengatakan untuk peran penting pembangunan yang telah dilakukan Bank Aceh, salah satunya dengan adanya pembangunan drainase mengatasi banjir di jalan Lintang, serta masalah bidang sosial lainnya, seperti bidang ibadah dan di bidang pemuda. Hal lainnya, Bupati juga menjelaskan terkait penyelenggaraan PTQ beberapa waktu lalu di Aceh tengah, apabila tidak ada Bank Aceh, Kabupaten Aceh Tengah bisa kolaps.

Lebih jauh Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap perencanaan pembangunan Tugu Bank Aceh di simpang traffic light Paya Tumpi, serta telah dibangunnya taman di Kantor Bank Aceh Syariah Cabang Takengon di jalan Lebe Kader yang memajang ikon tulisan “I Love Gayo” disimbolkan huruf ‘O’ sebagai biji Kopi, sehingga menjadi salah satu spot terbaik bagi wisatawan untuk berfoto, apalagi jika dikunjungi pada malam hari.

Beliau selaku pimpinan daerah yang secara otomatis juga sebagai pemegang saham di Bank Aceh Syariah, dikesempatan itu menyematkan harap kepada Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, agar tetap bertahan sebagai bank pilihan prioritas.

“Tetaplah seperti ini, jangan mundur, terus maju. Saya sudah sampaikan, aplikasi kita terbaik Bank Aceh ini secara nasional. Jika dibandingkan dengan bank bank lainya kita sudah cukup bagus, tadi saya kasi contoh (Saat menyampaikan kata sambutan, -Red), ketika kita mengambil uang di ATM dengan kartu lainya di beberapa bank tidak bisa, tetapi Bank Aceh di Jakarta bisa keluar, di Vietnam keluar, di Kuala Lumpur keluar, tinggal membuka cabang lah di Amerika, di Asia sudah,” kata Bupati dengan tersenyum.

Sementara usai peresmian pengoperasian relokasi kantor Capem oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, Senin (17/10/2022), Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, T. Nasrullah, alasan direlokasinya kantor Capem Bank Aceh Syariah tersebut karena berkembang pesatnya aktivitas di unit capem itu, sehingga daya tampung pelayanan nasabah di kantor capem lama sudah tidak sesuai, terutama untuk lahan perparkiran bagi nasabah.

“Alasan kita merelokasi kantor Cabang Pembantu, dikarenakan semakin hari semakin meningkatnya transaksi, jadi nasabah kami itu sudah mencapai 7000 nasabah. Menurut kami dengan kantor yang sebelumnya hanya satu pintu, sudah agak sempit sekali untuk nasabah melakukan transaksi. Sementara dengan meningkatnya transaksi dengan berbagai produk bank, terutama seperti aplikasi Action, QRIS (Quick Response Indonesia Standard, -Red), untuk itu volume pelayanan nasabah semakin meningkat. Atas dasar itu kami berinisiatif untuk merelokasi ke kantor yang lebih besar sedikit dan tempat parkir yang memadai, kondisi kantor lama untuk tempat parkirnya sudah tidak ada, parkir di pinggir jalan. Dan ini sangat mengganggu lalulintas pengguna kendaraan, jadi itu alasan kami untuk melakukan relokasi,” terang Nasrullah.

T. Nasrullah menambahkan, relokasi tidak serta merta dilakukan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan kantor pusat, terutama dengan divisi perencanaan melalui beragam proses, termasuk surat menyurat. Lebih jauh dijelaskan Kepala Bank Aceh Cabang Takengon yang akrab disapa Pak Nas, pihak institusi regulator yaitu OJK juga sudah memberikan izin untuk dilakukan relokasi.

Sementara antusias pemerintah daerah di Kabupaten Aceh Tengah dan masyarakat terhadap penilaian Bank Aceh, sejauh ini dijelaskan T Nasrullah sangat mengapresiasi. Terlebih Nasrullah menggambarkan, sejauh ini Bank Aceh tidak hanya bergerak disisi komersilnya saja, tetapi juga merespon untuk berbagai aspek sosial yang memang dibutuhkan oleh masyarakat Aceh Tengah. Seperti menanggulangi masalah musibah puting beliung, Bank Aceh bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan berbagai hal agar dapat membantu orang yang tertimpa musibah.

“Alhamdulillah untuk pimpinan daerah disini, sangat mengapresiasi terhadap hal yang kita lakukan. Karena kehadiran Bank Aceh disini sangat bersinerji dengan pemerintah, dalam memajukan Kabupaten Aceh Tengah. Terlihat dukungan mereka itu dari bagaimana mereka melakukan berbagai sistem pembayaran, semua dilakukan melalui Bank Aceh. Dan rekening rekening pemerintah pun semua melalui Bank Aceh,” ujarnya.

Terkait inovasi produk bank di tahun 2022, dijabarkan Kepala Bank Aceh Cabang Takengon hingga saat ini sudah jelas sedang bertransformasi ke tahap digitalisasi dan sudah dijalankan, seperti Action Mobile Banking, fasilitas EDC dan fasilitas Qris. Fasilitas Qris sendiri dakatakan Nasrullah menjadi salah satu program nasional yang harus dijalankan setiap bank.

T. Nasrullah memaparkan hal lainnya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan destinasi wisata, Bank Aceh Syariah Cabang Takengon telah membangun taman di halaman kantor.

“Kita juga bersinerji dengan pemerintah, karena Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu daerah destinasi wisata. Kita telah berbuat berbagai hal agar membuat wisatawan itu menarik saat berkunjung, salah satunya kami telah mendirikan taman di halaman kantor dengan ikon “I Love Gayo”. Saya rasa itu sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat yang berdatangan kesini, dengan berfoto atau hal lain yang bisa menarik wisatawan”. Ujar Nasrullah menerangkan. (REDAKSI)

By REDAKSI