fbpx

ACEH TENGAH – GayoNews.com | Polisi Resor (Polres) Aceh Tengah, musnahkan ganja yang ditanam diatas lahan seluas dua hektare, pemusnahan ladang ganja ini dipimpin langsung Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Nurochman Nulhakim.S.IK, didampingi Kasat Narkoba AKP. Wawan Darmawan dan jajaran Kepolisian Polres Aceh tengah, Minggu (30/10/2022).

Tanaman Psikotropika ini menurut Kapolres Aceh Tengah, ditanam oleh tersangka S (50) di Kecamatan Bintang, tepatnya di Kampung Dedamar. Terungkapnya keberadaan ladang ganja tersebut dijelaskan Kapolres berdasar pengembangan kasus penangkapan tersangka lainnya yang dilakukan pihak Satres Narkoba di Kabupaten Aceh Tengah.

Tonton vidionya..
disini 👇👇

“Kita menemukan ladang ganja seluas dua hektare yang ditanam disela sela tembakau dan kopi di Kampung Dedamar Kecamatan Bintang. Pada hari ini kita melakukan pemusnahan barang bukti pohon ganja yang kita laksanakan selama satu hari ini, sehingga kita mengharapkan peredaran ganja khususnya di Aceh Tengah maupun di Aceh akan bisa kita tanggulangi,” terang Kapolres.

Kapolres menegaskan, ganja yang ditemukan sebagian akan dimusnahkan di lokasi dan sisanya akan diamankan ke Mapolres Aceh Tengah untuk dijadikan Barang Bukti.

Sementara Kasat Narkoba, Akp. Wawan Darmawan dalam keteranganya kepada media menjelaskan, terungkapnya kasus ini sendiri hasil pengembangan tersangka lainya di daerah Isaq, Kecamatan Linge yang dilakukan sehari sebelumnya (Sabtu, 29 Oktober 2022) dan berlanjut terhadap penangkapan tersangka S. Saat tertangkap, tersangka S kepada Polisi mengaku ganja tersebut ditanam sendiri olehnya.

S juga mengaku bahwa ganja yang ditanam dikebunnya hanya berjumlah 4 batang, namun berkat kerja keras dan kejelian penegak hukum, Polisi akhirnya berhasil menggiring S ke ladang ganja. Sehingga diketahui jumlah tanaman haram tersebut mencapai lebih dari yang diakui S kepada Polisi. Akp. Wawan memaparkan tersangka S sudah menanam ganja selama 9 tahun di kebunnya. Akibat perbuatanya, sanksi hukuman tersangka S dikatakan Akp. Wawan, terancam maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Untuk mencapai ladang ganja tersangka S, dihimpun wartawan diketahui menempuh jarak 2 jam berjalan kaki, karena medan yang harus dilalui memang cukup sulit dan tidak bisa dilewati kendaraan, letak kebun tersangka berada di ujung pelosok perkebunan warga dan dalam kawasan hutan rimba, pemusnahan ladang ganja hari itu juga mengalami sedikit hambatan disebabkan terjadinya hujan.

Usai pemusnahan dan pengamanan barang bukti ganja dari tersangka S, Kasat Narkoba Polres Aceh Tengah, AKP. Wawan Darmawan, lewat media secara tegas kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan narkoba.

“Saya Kasat Narkoba Polres Aceh Tengah, menghimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, untuk menghindari atau jangan coba coba menggunakan narkotika jenis apapun, seperti Ganja ataupun Sabu. Karena tidak ada ruang untuk para pengguna dan pengedar di Kabupaten Aceh Tengah”. (*)

By REDAKSI